Sep 07 2007
Profil Hatta Rajasa
Ir. M. Hatta Rajasa
Anak kedua dari 12 bersaudara sejak tamat SD telah berpisah dengan orang tuanya hingga lulus SMA di Palembang. Ayahnya adalah Asisten Wedana di daerah Muarakuang, Sumatera Selatan. Ketika di ITB, ia menjadi Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Tehnik Perminyakan ITB dan Senator Mahasiswa ITB, selain juga sempat aktif di Masjid Salman.
Lulus dari ITB bersama teman-temannya ia membuat perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan sesuai pendidikannya. Tahun 1982 sampai 2000 ia menjadi Presiden Direktur Arthindo, setelah sebelumnya pernah menjadi Wakil Manager PT. Meta Epsi, perusahaan pengeboran minyak. Tapi, begitu ia memutuskan untuk lebih aktif dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang berdiri tahun 1998, semua kegiatan usaha itu dihentikannya.
Karir politiknya dimulai sebagai Ketua Departemen Sumber Daya Alam dan Enerji, kemudian menjadi Sekjen dari keputusan kongres I PAN. Pada Pemilu 1999, ia pun terpilih menjadi anggota DPR/MPR-RI dari PAN mewakili wilayah pemilihan Bandung. Di lembaga legislatif itu, ia terpilih menjadi ketua Fraksi Reformasi DPR. Dalam partai, ia memegang prinsip “The right man on the right place” sebab ia bekerja mengikuti asas partai yang mengakomodir dan menyuarakan aspirasi bangsa Indonesia yang mayoritas muslim, namun menjaga kemajemukan, bhinneka tunggal ika, dari Sabang sampai Merauke. Ia termasuk yang mengusulkan figur non-muslim menjadi Wakil Sekjen PAN.
Baginya dalam berpolitik ada dua hal penting yang perlu diperhatikan yakni (1) sikap konsisten yang disertai (2) tingkat moralitas yang tinggi dan menjaga etika. Boleh berbeda pendapat tapi jangan menghujat. Menurutnya, persoalan politik dapat diselesaikan dengan baik-baik tanpa harus menyakiti perasaan orang, dapat diselesaikan dengan santun dan terbuka, berdasarkan sikap saling menghargai. Pendirian ini yang ia bawa dalam melakukan lobi-lobi politik dengan berbagai fraksi di DPR, juga dalam menjalankan peranan kepemimpinannya sebagai Menristek dan Menhub, hingga sekarang selaku Mensekneg.
Selain kemampuan lobi dengan berbagai kelompok politik yang ia bawa selama karir politiknya di Senayan dan dalam berbagai forum antar negara, kedudukannya selaku pejabat tinggi negara RI juga memberi kesempatan untuk membuka hubungan dengan berbagai lembaga pemerintah maupun swasta. Hal ini yang ia rasakan sebagai hal-hal yang bisa ia kontribusikan kemajuan Alumni dan ITB. Pengalaman selaku Menristek juga memberikan kesempatan bagi Hatta Rajasa untuk berhubungan berbagai pusat IPTEK internasional melalui beberapa pertemuan internasional seperti: konferensi IAEA di Vienna, pertemuan G-15 dalam bidang IPTEK, Caracas, pertemuan tahunan Pemimpin Pemerintahan ke 5 dari Microsoft di Seattle (2002), Forum Dialog ke 2 dan Kerjasama Asia Bidang Nuklir (FNCA), Tokyo (2001), pertemuan ke 6 Negara-negara ASEAN Bidang IPTEK di Brunei Darussalam (2000). Selama ini hubungan-hubungan yang terbina di atas kurang ditindak-lanjuti, justru diharapkan melalui forum Alumni ITB kesempatan ini dapat dikembangkan secara lebih bermanfaat.
Hatta Rajasa melihat ada tiga masalah yang dihadapi bangsa ini dalam beberapa tahun terakhir, yakni kemiskinan, terancamnya kerukunan dan ganasnya korupsi. Alumni ITB mempunyai potensi yang besar bila digalang dengan efektif untuk turut menyembuhkan penyakit bangsa ini. Secara pribadi ia sangat terinspirasi dan mengagumi tokoh proklamator yang juga Alumni ITB. (Ia memajang foto Bung Karno bersalaman dengan Kanselir Jerman Conrad Adenaeur di tahun 1953 ketika itulah orang-orang Indonesia dikirim ke Jerman yang kemudian menjadi tokoh-tokoh IPTEK nasional Indonesia yang sebagian besar juga alumni senior ITB; ia bangga dengan jabat tangan Bung Karno dengan Kanselir Jerman ini yang berhasil membangun kembali ekonomi Jerman paska perang dunia kedua). Baginya, Alumni ITB harus menjadi kekuatan Nasional kebangkitan kembali Indonesia dalam kancah global.

wah selamat atas pencalonan nya pak Hatta!
great!
ITB butuh pencerahan dan pembebasan dari status quo.
Bismillahh….
Semoga pencalonan Pak Hatta adalah yang terbaik untuk ITB…
Amin…
Insya Allah….
Hatta Radjasa yang terbaik untuk IA-ITB dan Negeri ini…
Quote of the day: Bagaimana alumni ITB meraih peluang globalisasi?
“Inovasi radikal! Tidak linier dan incremental. Barulah dari inovasi radikal ini dapat ditemukan faktor keunggulan kita dan dapat dibangun tatanan industri baru di Indonesia yang Alumni ITB bisa lebih berperan.” (HR)
——
Pertanyaan buat pak hatta: mampukah anda melakukan inovasi radikal? saya tidak melihat dalam track record profil anda satu pun inovasi radikal yang pernah bapak lakukan…baik sebagai menristek, menhub maupun mensekneg.
Anda tahu masalah besar bangsa ini adalah kemiskinan, terancamnya kerukunan dan ganasnya korupsi…tapi apa kontribusi yang pernah anda berikan untuk memecahkan masalah ini selama jadi menristek, menhub maupun mensekneg?
Malu dong…sekarang mencalonkan jadi ketua IA -ITB…
Rekan Ari,
Di era ekonomi kreatif sekarang ini, inovasi sudah menjadi suatu keniscayaan. Oleh karena itu, saya terus berusaha keras untuk menumbuhkan budaya inovasi dikalangan masyarakat.
Ketika menjabat Menristek, saya membidani lahirnya UU 18/2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. UU 18/2002 ini adalah embrio dari Sistem Inovasi Nasional (National Innovation Systems) yang menurut saya sangat penting untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang inovatif.
Ketika menjabat Menteri Perhubungan, saya tetap berkomitmen untuk membangun budaya inovasi bangsa ini. Salah satunya saya dimasa itu, memerintahkan untuk menggunakan seluruh instrumen signalling system pada jalur ganda (double tracks) KRL Tanah Abang-Serpong dengan perangkat produksi domestik yaitu signalling systems buatan PT LEN Industri. Dengan cara-cara itu, maka selain potensi teknologi domestik dapat kita tingkatkan, kita juga memberikan kesempatan kerja dan keuntungan bisnis bagi fabrikan dalam negeri.
Sekarang dalam kapasitas sebagai Mensesneg, saya tidak berhenti mengawal berbagai proses pembuatan UU dan Peraturan Pemerintah lainnya yang berorientasi pada peningkatan kapabilitas teknologi nasional, khususnya yang mengedepankan pengembangan kreatifitas dan daya inovasi masyarakat. Pada setiap kesempatan memberikan arahan, saya selalu mengingatkan nilai penting dari pengembangan inovasi. Dengan daya inovasi yang meningkat, maka budaya masyarakat akan dapat diarahkan pada budaya pencipta, termasuk pencipta lapangan yang produktif. Ketersediaan lapangan kerja produktif akan meningkatkan pendapatan masyarakat yang dengan sendirinya akan menyelesaikan masalah pengangguran dan kemiskinan.
Salam.
Berkaitan dengan pemilihan Ketua IA ITB yang akan datang, sejujurnya saya tidak menerima informasi mengenai program2 yang dilaksanakan Pak Hatta, sementara informasi mengenai program Bu Betti yang berkaitan dengan Enterpreneur saya terima via email, dan juga sempat saya hadiri dan sangat bermanfaat … sehingga saya berkesimpulan bahwa program Pak Hatta masih belum real, sedangkan program bu Betti sudah sempat saya rasakan … atau saya salah ya, karena saya kurang informasi mengenai program pak hatta …
Padahal sosok Pak Hatta sudah lama saya ketahui karena Bapak adalah tokoh Mesjid Salman ITB, dimana saya sering beraktivitas selama kuliah. Jadi, akan lebih baik bila visi dan misi Pak Hatta lebih banyak direalisasikan dalam program nyata dan bermanfaat bagi alumni… (atau bila ternyata sudah, mungkin kurang publikasi ya Pak) …. padahal program-program seperti itu sangat kita butuhkan ….
Rekan Ulle,
Saya sudah mengirimkan informasi mengenai acara2 yang berkaitan dengan kampanye Hatta Rajasa ke email anda (lenni@telkom.co.id). Mudah2an bisa membantu anda.
Bila membutuhkan informasi lebih lanjut, jangan segan2 untuk menghubungi kami lagi, ok.
Salam.
Mas Hatta,
Alumni ITB sudah tersebar dibanyak Negara…menjadi engineer-engineer atau staf ahli dan pengajar yang bisa diartikan ada andil langsung dalam pembangunan negara tersebut. Semakin lama semakin bertambah….(yang pasti bervariasi sebabnya).
Bagaimana Mas Hatta melihatnya? apakah ini suatu “kehilangan” bagi bangsa Indonesia atau justru merupakan “keuntungan” bagi bangsa?
Kalau merupakan keuntungan, wadah atau sarana seperti apa yang musti dimiliki oleh IA-ITB (dan cabangnya di LN) nantinya sehingga Bangsa kita bisa mendapat faedah/ sumbangsih dari para duta bangsa, walaupun jauh dari tanah air? Bagaimana IA-ITB bisa mengambil buah dari kondisi ini dan memicu, menggalakkan serta mengkoordinir penyaluran gagasan2 brilian dari manapun.
Atau dibiarkan saja “lepas” dalam ajang pembinaan potensi dan titian karir di luar negeri sampai kelak benar-benar diperlukan andilnya secara langsung oleh negara….(inipun kalau sang duta bersedia pulang kampung). Jadi membawa nama baik alumni ITB saja di LN sudah OK??
Mohon pandangannya secara garis besar aja…
Terimakasih, semoga sukses!!
Selamat, semoga selalu sehat untuk pak Hatta Rajasa.
Saya pengagum berat pak menteri : sangat suka dengan gaya bicara Anda. Bahkan saya sering “meniru-niru” omongan anda ditelevisi, hingga ibu saya bilang, ” kenapa ngomong-ngomong sendiri.
Semoga Anda selalu sehat, kaya, jaya dan sukses, Amiin.
Pa, Hatta Rajasa.
Suatu saat nanti, saya ingin melihat Anda menjadi Presiden Indonesia. Sekarang anda jawab, Apakah Anda Ingin Memenuhi Keinginan Saya ini ?
Jangan katakan TIDAK untuk jawabannya, ya Pak.
Semoga selalu sehat, Jaya, Kaya, Ganteng dan SUKSESSSS !!!!
Semoga Bang hatta sehat wal afiat bersama keluarga.
Satu hal saja yang mau sy sampaikan bang, dapatkah saya mendapatkan alamat emailnya, sehingga dengan itu sy memberikan taushiyah saya InsyaAllah
Hey!, been surfing the net for Faxless Payday Loans and found your blog regarding Profil Hatta Rajasa. You really know your stuff! I?d like to see more posts here. Will definitely bookmark it and come back.
I don?t mean to be too in your face, but I?m not sure I agree with this. Anyhow, thanks for sharing and I think I?ll come to this blog more often?….Gurantoor On A Car Loan
I can\’t agree completely on Profil Hatta Rajasa any way you provided here some valid info, i am looking forward to surf more on this…
Hi there I was browsing Internet searching for Home loan mortgage and your blog regarding Profil Hatta Rajasa came my way. Very interesting! You really do know your thing! I?m gonna bookmark you and come back in a few to see your new posting! Looking forward to! Cheers!
I couldn?t understand some parts of this article Profil Hatta Rajasa, but I guess I just need to check some more resources regarding this, because it sounds interesting.